Rem merupakan komponen motor yang sangat penting. Dalam melakukan pengereman, ada teknik-teknik khusus yang harus dilakukan agar pengereman dapat dilakukan dengan baik. Berikut ini beberapa tekniknya.
1. Penggunaan rem depan adalah terpenting di antara dua rem yang ada. Rata-rata suatu sepeda motor mempercayakan rem depan untuk daya hentinya sebanyak 70-80 persen. Jangan hanya mengerem dengan rem belakang saja. Mengerem roda depan dengan yakin, bertahap dan kuat.
2. Gunakan kedua rem, jangan hanya satu saja, karena hasilnya tidak akan maksimal. Pertama rem belakang dulu, setelah beberapa saat imbangi dengan rem depan. Walaupun rem depan lebih ampuh untuk melakukan pengereman. Tapi hal ini dapat mengurangi resiko motor nyusruk karena ban depan mengunci.
3. Kembangkan rasa / feeling dari cara kerja atau bagaimana proses rem Anda bekerja. Dengan demikian Anda dapat menggunakan kekuatan yang sesuai untuk situasi yang diperlukan.
4. Lakukan pengereman dengan yakin, bertahap, kuat, keras dan lakukan saat motor dalam kondisi tegak dan meluncur lurus.
5. Jangan pernah melakukan pengereman sampai mengunci roda alias mentok. Bila ini terjadi dapat menyebabkan selip sehingga Anda bisa terpelanting ke aspal.
6. Jangan langsung menarik tuas rem dengan keras karena bisa mengunci roda depan. Sebaiknya tarik tuas rem perlahan-lahan terlebih dulu baru diperkeras sedikit-sedikit. Gunanya agar bagian depan sepeda motor menekan suspensi depan dan berat sepeda motor berpindah ke depan untuk menambah grip pada ban. Setelah berat motor terasa pindah ke depan baru kita bisa menarik tuas rem depan lebih keras dengan kemungkinan kecil roda bisa terkunci (biasanya motor bakalan nungging). Catatan: Saat motor nungging jangan kakuin lengan dan menahan berat badan pada setang. Lebih baik jepit motor dengan kaki keras-keras dan jaga agar lengan tetap rileks.
7. Jangan melakukan pengereman saat berbelok. Pengereman harus dilakukan sebelum belok. Jadi ngerem dulu baru belok. Apalagi ngerem setelah nabrak pohon sangat tidak dianjurkan
8. Usahakan ketika mengerem roda anda tidak terkunci dan slip, tapi jika itu terjadi ada sedikit tips yg dapat Anda lakukan :
* Roda belakang meluncur/slip: biarkan roda belakang yang terkunci sampai betul-betul berhenti sepenuhnya, tetapkan mata anda dipusatkan/fokus lurus ke depan dan bukan meiihat/fokus ke tanah/jalan.
* Roda depan meluncur/slip: lepaskan rem depan dan kemudian lakukan segera pengeraman depan ulang dengan cara menarik tuas rem depan dengan teknik meremas. Bukan meremas dada lho, camkan itu
Sebagai tambahan rem depan berguna untuk menghentikan laju kendaraan sedang rem belakang berguna untuk menyeimbangkan kondisi kendaraan.
Terus apalagi ya……… sekian dulu aja jangan banyak2 entar malah remnya ngeblong :D
PS: maaf gambar rem nya masih manual


